Skip to main content
Waktu membaca 8 menit (1535 kata)

Cara Menonaktifkan Halaman Lampiran Gambar di WordPress (2 Metode)

Cara Menonaktifkan Halaman Lampiran Gambar di WordPress (2 Metode)

Saat Anda mengunggah gambar ke WordPress, sistem secara otomatis membuat halaman khusus untuk gambar tersebut, yang disebut halaman lampiran gambar. Halaman ini biasanya minim konten dan dapat membingungkan pengunjung atau merusak SEO .

Namun Anda tidak perlu khawatir karena menonaktifkan halaman lampiran ini mudah. ​​Artikel ini akan membahas dua metode sederhana: menggunakan plugin dan menambahkan cuplikan kode. Baca terus sampai akhir!

POIN UTAMA ARTIKEL INI:
  • Halaman lampiran gambar WordPress membuat URL terpisah untuk setiap gambar yang diunggah, yang menyebabkan konten yang minim dan dapat merusak peringkat SEO Anda serta menghasilkan halaman duplikat atau berkualitas rendah yang diindeks oleh mesin pencari.
  • Pengalaman pengguna yang buruk merupakan risiko besar: pengunjung yang mendarat di halaman gambar tunggal hanya melihat satu file media tanpa konteks, menyebabkan kebingungan dan tingkat pentalan (bounce rate) yang tinggi yang selanjutnya berdampak pada otoritas situs Anda.
  • Menonaktifkan atau mengalihkan halaman lampiran mengoptimalkan anggaran perayapan dan memastikan pengunjung tetap berada di konten yang relevan, meningkatkan sinyal kualitas situs untuk Google; ini dapat dilakukan dengan plugin atau cuplikan kode yang aman untuk hasil terbaik.

Apa Itu Halaman Lampiran Gambar & Mengapa Anda Harus Menonaktifkannya?

Halaman lampiran gambar WordPress dibuat secara otomatis setelah Anda mengunggah media (seperti gambar atau video). Halaman-halaman ini hanya menampilkan media tanpa konteks tambahan—tidak ada artikel, deskripsi panjang, atau navigasi yang jelas. Secara teknis, WordPress memperlakukan setiap file media sebagai tipe posting terpisah, yang menghasilkan halaman lampiran ini.

Meskipun tampak tidak berbahaya, halaman lampiran dapat berdampak negatif pada pengalaman pengguna dan kinerja SEO jika tidak ditangani dengan benar. Berikut alasannya

  • Konten minim yang merugikan SEO — halaman lampiran biasanya hanya berisi satu gambar dan judulnya. Mesin pencari menganggap halaman-halaman ini sebagai "konten minim," yang dapat menurunkan peringkat keseluruhan situs Anda.
  • Potensi duplikasi konten — jika sebuah gambar digunakan di beberapa artikel, halaman lampiran dapat muncul sebagai halaman terpisah dengan sedikit perbedaan, sehingga berisiko dianggap sebagai konten duplikat oleh Google.
  • Pengalaman pengguna yang buruk — jika seseorang mengunjungi halaman lampiran dari hasil pencarian, mereka hanya melihat satu gambar tanpa konteks, yang dapat menyebabkan mereka langsung meninggalkan situs Anda (tingkat pentalan tinggi).
  • Pemborosan anggaran perayapan — Googlebot memiliki batasan jumlah halaman yang dapat dirayapi di sebuah situs. Terlalu banyak halaman lampiran dapat menghabiskan anggaran perayapan ini dan mengalihkan perhatian dari halaman-halaman penting.

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, menonaktifkan halaman lampiran gambar adalah langkah yang tepat untuk menjaga kualitas SEO dan pengalaman pengguna situs WordPress Anda.

Ucapkan selamat tinggal pada perpustakaan media yang berantakan.

WP Media Folder memungkinkan Anda mengkategorikan file, menyinkronkan folder dengan penyimpanan cloud, membuat galeri luar biasa, dan bahkan mengganti gambar tanpa memutus tautan.
Optimalkan alur kerja media Anda hari ini

DAPATKAN PLUGIN SEKARANG

Metode 1: Menonaktifkan Halaman Lampiran Gambar di WordPress menggunakan Plugin

Salah satu metode paling mudah untuk menonaktifkan halaman lampiran gambar di WordPress adalah dengan menggunakan plugin, khususnya plugin SEO seperti All in One SEO (AIOSEO). Pendekatan ini ramah bagi pemula dan tidak memerlukan pengkodean. Berikut cara melakukannya.

Pertama, instal dan aktifkan plugin All in One SEO dari dasbor WordPress Anda. 

Setelah aktif, menu baru yang disebut All in One SEO akan muncul. Pergi ke semua dalam satu SEO> Penampilan Pencarian . Klik pada SEO Image di dalam bagian itu.

Anda akan diberikan pilihan untuk menonaktifkan halaman lampiran sepenuhnya atau mengalihkannya. Disarankan untuk memilih Lampiran Induk agar pengunjung langsung diarahkan ke postingan tempat gambar diunggah.

Jangan lupa untuk mengklik Simpan Perubahan setelah mengatur preferensi Anda.

Metode 2: Menonaktifkan Halaman Lampiran Gambar di WordPress menggunakan Cuplikan Kode

Cara lain untuk menonaktifkan halaman lampiran gambar adalah dengan menambahkan cuplikan kode ke situs WordPress Anda. Alih-alih memodifikasi file tema secara manual, yang bisa berisiko, metode ini menggunakan plugin WPCode untuk pendekatan yang lebih aman dan ramah pengguna.

Instal dan aktifkan plugin WPCode gratis dari dasbor WordPress Anda. 

Setelah plugin aktif, navigasikan ke Cuplikan Kode dan klik Tambah Baru di area admin Anda.

Di kolom pencarian, ketik "attachment", dan Anda akan melihat cuplikan berlabel Nonaktifkan Halaman Lampiran muncul di hasil pencarian. Kemudian klik Gunakan cuplikan.

Anda akan diarahkan ke antarmuka pengeditan, di mana cuplikan kode sudah dikonfigurasi sebelumnya untuk Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengaktifkan tombol, lalu klik Perbarui untuk menerapkan perubahan.

Metode ini menonaktifkan halaman lampiran gambar dengan aman tanpa menyentuh kode situs Anda secara langsung. Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan cuplikan kode kapan saja hanya dengan beberapa klik.

Praktik Terbaik untuk Mengalihkan Halaman Lampiran

Menonaktifkan halaman lampiran gambar penting untuk SEO dan pengalaman pengguna, tetapi pengelolaan lebih lanjut juga diperlukan untuk menjaga situs Anda tetap terorganisir dengan baik. Berikut beberapa praktik terbaik yang dapat Anda terapkan untuk menangani halaman lampiran secara efektif dan mengoptimalkan kinerja situs WordPress Anda.

Arahkan ke Postingan Utama, Bukan Halaman Utama

Mengalihkan halaman lampiran gambar ke postingan induk membuat pengguna tetap berada dalam konteks yang relevan dengan gambar tersebut. Hal ini membantu pengunjung menemukan semua informasi yang terkait dengan gambar sekaligus memberikan sinyal positif kepada mesin pencari tentang relevansi konten.

Mengalihkan ke halaman beranda memang lebih mudah, tetapi hal itu dapat mengecewakan pengguna dan berisiko membuat mesin pencari menganggapnya sebagai halaman kosong (soft 404).

Gunakan Plugin SEO dengan Fungsi Pengalihan (Redirect)

Menggunakan plugin SEO untuk mengelola pengalihan halaman lampiran adalah solusi praktis. Plugin ini mudah diatur tanpa perlu mengubah kode dan menyediakan fitur SEO tambahan yang membantu meningkatkan performa situs secara keseluruhan.

Keuntungan lainnya adalah Anda dapat dengan cepat mengubah atau menonaktifkan pengaturan tanpa bantuan pengembang.

Lakukan Audit Rutin pada Perpustakaan Media Anda

Pustaka media yang berantakan dan penuh dengan file yang tidak terpakai dapat menyebabkan pembuatan halaman lampiran yang tidak perlu. Melakukan audit rutin untuk menghapus atau mengelola file yang tidak lagi terkait dengan konten akan membuat situs Anda lebih ringan dan mudah dipelihara.

Untuk menyederhanakan manajemen media, Anda dapat menggunakan plugin seperti WP Media Folder , yang memungkinkan Anda untuk mengatur media ke dalam folder dan menerapkan filter praktis.

Terapkan Pengalihan 301 untuk SEO

Pastikan untuk mengalihkan halaman lampiran menggunakan status 301 (pengalihan permanen). Ini memberi tahu mesin pencari bahwa halaman lama telah dipindahkan secara permanen ke halaman baru, sehingga mempertahankan link juice dan otoritas halaman.

Pengalihan yang tepat akan membantu mempertahankan peringkat halaman utama sekaligus menghindari penalti untuk konten duplikat atau minim konten.

Memanggil semua webmaster!

Hemat waktu dan tingkatkan produktivitas dengan WP Media Folder . Atur file media klien dengan mudah, buat galeri khusus, dan berikan pengalaman pengguna yang lancar.
Tingkatkan proyek situs web Anda sekarang!

DAPATKAN PLUGIN SEKARANG

Kesimpulan

Menonaktifkan halaman lampiran gambar di WordPress adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas SEO situs Anda dan pengalaman pengguna. Anda dapat menggunakan plugin SEO atau menambahkan cuplikan kode menggunakan WPCode.

Selain menonaktifkan, menerapkan praktik terbaik seperti mengarahkan halaman lampiran ke postingan induk dengan pengalihan permanen 301 dan melakukan audit rutin pada pustaka media sangat membantu menjaga situs tetap terorganisir dan relevan. Memanfaatkan plugin seperti WP Media Folder juga membuat manajemen media lebih efisien. Dengan kombinasi metode ini, Anda dapat memastikan situs WordPress Anda dioptimalkan untuk pengguna dan mesin pencari.

Tetap Terinformasi

Saat Anda berlangganan blog ini, kami akan mengirimi Anda email bila ada pembaruan baru di situs sehingga Anda tidak akan melewatkannya.

Pos terkait

 

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama mengirimkan komentar
Sudah terdaftar? Masuk disini
Sabtu, 31 Januari 2026

Gambar Captcha